Sabtu, 25 Maret 2017

Entity Relationship Diagram

ERD!

           Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ERD) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.

          Komponen penyusun ERD antara lain sebagai berikut:
  • Entitas
        Entitas adalah suatu objek dalam dunia nyata yang bisa dibedakan dengan objek lain, sebagai contoh murid ,guru ,yayasan . Entitias tersebut terdiri dari beberapa atribut sebagai contoh , 
atribut dari entitas murid ialah 
  1. NIS,
  2. nama ,
  3. alamat ,
  4. umur , dan lain sebagainya
Atribut NIS adalah atribut yang unik yang digunakan untuk mengidentifikasikan atau  membedakan siswa dengan siswa yang lain . Pada tiap-tiap entitas harus memiliki 1 atribut unik yang dikenal dengan  sebutan primary key.
  • Atribut
      Atribut adalah entitas yang memiliki elemen agar dapat mendeskripsikan karakteristik suatu entitas tersebut seperti contoh di atas. Isi dari atribut tersebut memiliki sesuatu yang bisa mengidentifikasikan isi elemen yang satu dengan yang lainnya. 

Terdapat dua jenis Atribut antara lain sebagai berikut :
  1. Identifier (key) yang berfungsi sebagai penentu entity  secara unik (primary key).
  2. Descriptor (nonkey attribute) digunakan untuk dapat menspesifikasikan karakteristik dari sebuah entity yang tidak unik.

  • Relasi
       Relasi adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. contoh relasi antar mahasiswa dengan mata kuliah atau pelajaran yang diambil, yang mana pada tiap-tiap mahasiswa dapat mengambil beberapa mata kuliah serta setiap mata kuliah itu juga bisa diambil \lebih dari 1 mahasiswa. relasi itu mempunyai hubungan banyak ke banyak (one-to-many).

himpunan relasi antar entitias p, emetaan kardiniliat terdiri dari :
  1. one-to-one 
  2. one-to-many 
  3. many-to-many

            Simbol-simbol untuk membuat ERD sebagai berikut
 

            Metode atau tahapan pembuatan ERD, yaitu:
  1. Menentukan Entitas
  2. Menentukan Relasi
  3. Menggambar ERD sementara
  4. Mengisi Kardinalitas
  5. Menentukan Kunci Utama
  6. Menggambar ERD berdasar Key
  7. Menentukan Atribut
  8. Memetakan Atribut
  9. Menggambar ERD dengan Atribut

Contoh Kasus:
Seperti deskripsi soal kasus nomor 1, namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut:
Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat pelu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjam akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Gambarkan ERDnya
MODEL ENTITY – RELATIONSHIP
Model Entity Relationship : Suatu penyajian data dengan menggunakan Entity dan Relationship
Entity :
Objek secara fisik : Buku, Perpustakaan, Mahasiswa
Objek secara konsep : Meminjam
Relationship :
Atribut :
  • Atribut Multivalue
2
Cardinality Ratio Constraint

Minggu, 12 Maret 2017

Proposal Penawaran Manajemen Proyek

PROPOSAL PENAWARAN



PROPOSAL PENAWARAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI TAMAN KANAK-KANAK

Pada tahapan selanjutnya dari manajemen proyek perangkat lunak adalah tahapan membuat proposal penawaran untuk user mengenai pembuatan aplikasi yang dimaksudkan. Dalam hal ini saya membuat proposal untuk ditawarkan kepada Taman Kanak-kanak saya sendiri dulunya. Oleh karena itu, dibawah ini ada proposal penawaran untuk Sistem Informasi Taman Kanak-kanak atau dapat kita singkat menjadi SITK.

Dalam hal ini saya membuatnya dengan Microsoft Word, sehingga untuk proposal penawaran SITK dapat didownload dengan klik disini.

Terima Kasih.

Minggu, 05 Maret 2017

Kerangka Acuan Kerja Aplikasi Customer Relationship

1. PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dan sejalan dengan perkembangan dunia industri perdagangan dan perekenomian yang berkembang begitu pesat membuat persaingan di dunia usaha pun semakin ketat. Misalnya, para pelaku usaha berlomba-lomba menawarkan produk-produk dengan harga yang terjangkau dengan fasilitas-fasilitas gratis untuk memikat para konsumen. Setiap pelaku perdagangan selalu berusaha menjaga eksistensinya di dunia industri, salah satunya dengan menjaga agar konsumen tetap setia dengan barang dan jasa yang ditawarkan. Perusahaan pun mulai mengubah pola pikir dari orientasi keuntungan ke arah faktor-faktor potensial lainnya seperti kepentingan pelanggan dan tingkat kepuasan pelanggan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh perusahaan. 

Semakin luasnya teknologi informasi maka, di dunia industri pun semakin populer dengan aplikasi CRM (Customer Relationship Management) yang memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antara perusahaan dengan para pelanggannya. CRM merupakan salah satu strategi yang menganjurkan agar perusahaan membuka saluran-saluran komunikasi semudah mungkin dengan tingkat respon yang tinggi, agar pelanggan merasakan kedekatan dengan pihak perusahaan. Aplikasi operasional CRM ini berperan dalam interaksi dengan pelanggan. Diharapkan dengan adanya implementasi CRM yang baik akan membawa perusahaan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan khususnya di PT Capella Medan Cabang Pekanbaru.  

1.2. MAKSUD dan TUJUAN PROYEK 

Proposal ini diajukan untuk membantu PT. Capella Medan Cabang Pekanbaru dalam memenuhi kebutuhannya meningkatkan kualitas pelayanan khususnya penyampaian informasi service kepada pelanggan. Dengan berbasis web, sms dan email akan memudahkan dan mempercepat penyampaian informasi service kepada pelanggan.

1.3. SASARAN

  • Adanya peningkatan dalam berkomunikasi dengan pelanggan, sehingga menjadi lebih mudah dengan respon yang tinggi dari perusahaan.
  • Meningkatnya kepuasan pelanggan oleh perusahaan.

1.4. WAKTU

Pengembangan aplikasi membutuhkan waktu selama 2 bulan.

1.5 NAMA dan ORGANISASI PENGGUNA JASA

 PT Capella Medan Cabang Pekanbaru

2. RUANG LINGKUP, LOKASI, FASILITAS dan ALIH PENGETAHUAN
2.1 LINGKUP

  • Pembuatan dokumentasi lengkap(modul dan aplikasi) untuk aplikasi "Customer Relationship", berupa:
    • User Requirement
    • User Interface
    • User Manual Application
    • Testing
    • Database
    • Source Code
    • Security Level
    • etc

2.2 LOKASI

Aplikasi ini akan dibuat di PT. Capella Medan Cabang Pekanbaru.

2.3 FASILITAS



2.4 ALIH PENGETAHUAN

Alih pengetahuan yaitu akan dilakukan pendampingan, konsultasi, dan training aplikasi setelah           perangkat lunak selesai dibuat.

3. TENAGA AHLI


  1. Project Manager (1 orang). Berpengalaman kerja minimal 2 tahun dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  2. System Analyst (1 orang). Dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  3. Designer (1 orang). Dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  4. Web Engineer(2 orang). Berpengalaman kerja minimal 1 tahun dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  5. Database Administrator (1 orang). Berpengalaman kerja minimal 1 tahun dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  6. Quality Assurance (1 orang). Dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.
  7. Maintenance Engineer (1 orang). Dengan pendidikan minimal S1 Teknik Informatika/Sistem Informasi/Teknik Komputer/Ilmu Komputer.

4. SUMBER PENDANAAN

Pembiayaan dari pembangaunan Aplikasi Customer Relationship ini sebesar Rp 22.950.000,00 (Dua puluh dua juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) oleh PT. Capella Medan Cabang Pekanbaru.

5. METODOLOGI


Ada beberapa tahap dalam pengembangan sistem yang akan dibangun : 
  1. Survei Survei dilakukan kepada perusahaan bagaimana sistem manual yang sekarang dapat dilakukan pengembangan ke arah yang lebih baik dan memudahkan pengguna. 
  2. Analisis Analisis dilakukan dengan melakukan wawancara langsung kepada pegawai perusahaan. 
  3. Perancangan Perancangan dilakukan setelah tahap analisis selesai dilakukakn. Sehingga pengembang dapat merancang bentuk dari sistem yang akan dibangun. 
  4. Implementasi Tahap implementasi ini dapat dilakukan setelah menyelesaikan tahap perancangan. Sistem mulai dibangun pada tahapan ini. 

6. KUALIFIKASI



7. KELUARAN 

Informasi yang dibutuhkan sistem adalah data tanggal service kendaraan. 

5. PELAPORAN
  1. Laporan Pendahuluanmemberikan gambaran umum keseluruhan metodologi pelaksanaan pekerjaan pengembangan serta rencana kerja detail yang akan dilaksanakan oleh Konsultan yakni Rencana Kerja secara menyeluruh termasuk metodologi pelaksanaan pekerjaan, alokasi tenaga ahli dan pendukung lainnya, serta jadwal kegiatan pelaksanaan pekerjaan. 
  2. Laporan Akhir, menjelaskan tentang hasil pekerjaan pengembangan secara keseluruhan seperti dokumen teknik (analisis, desain, coding) dan manual book.


Revisi: Fasilitas, Nama dan Organisasi Pengguna Jasa, Metodologi, Kualifikasi, Keluaran, Pelaporan.