Kamis, 01 Juni 2017

Final Project Manajemen Proyek Perangkat Lunak

SISTEM INFORMASI SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SI - SBMPTN)

KERANGKA ACUAN KERJA

PERENCANAAN MANAJEMEN PROYEK PERANGKAT LUNAK

MANAJEMEN WAKTU

MANAJEMEN BIAYA dan KURVA S


Minggu, 23 April 2017

Manajemen Biaya

Manajemen Biaya Proyek Sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online

Manajemen biaya adalah salah satu kegiatan yang penting dalam pengerjaan suatu proyek.
Tahapan managemen biaya proyek suatu perangkat lunak ada 4, yaitu:
  1. Cost Planning
  2. Cost Estimating
  3. Cost Budgeting
  4. Cost Controlling
Kali ini akan membahas mengenai tahap kedua, yaitu cost estimating atau perkiraan biaya. Dalam memperkirakan biaya yang dibutuhkan dalam proyek perangkat lunak, terdapat beberapa teknik antara lain:
  • Top Down Estimates
  • Biaya Satuan
  • Bottom Up Estimate
  • Parametric Modelling
  • Analisis Dokumen Lelang Vendor
Teknik yang akan digunakan kali ini adalah teknik parametric modelling. Parametric Modelling yaitu teknik mengestimasi biaya proyek dengan memanfaatkan model matematik dimana parameter dapat dikuantifikasi dan ada informasi dasar untuk membuat  model yang akurat. Contohnya, jumlah jam kerja, biaya bahan, dan lain-lain.
Berikut adalah contoh estimasi biaya proyek menggunakan teknik Parametric Modelling, karena terdapat parameter yang dapat dikuantifikasi dan ada informasi dasar untuk membuat model pengembangan dari sistem informasi kearsipan Kementerian Kehutanan.


Manajemen Waktu Proyek Perangkat Lunak

Manajemen Waktu Sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online


Selasa, 04 April 2017

Wireless Network

JARINGAN NIRKABEL

Wireless Network atau Jaringan Nirkabel, komunikasi pengguna tanpa kabel. Jaringan nirkabel sering digunakan untuk jaringan komputer baik jarak dekat(memakai alat atau pemancar bluethoot) maupun pada jarak jauh(satelit).
Semua bentuk komunikasi nirkabel menggunakan gelombang elektromagnetik untuk menyebarkan informasi dari satu tempat ke tempat lain.

Spectrum:  seluruh rentang gelombang disebut dengan spektrum, secara teori kisaran spektrum membentang dari nol sampai tak hingga. Frekuensi gelombang radio dapat digunakan mulai dari 3 Hz(Hertz) sampai 3000 GHz(Giga Hertz).

Band: Band mengacu pada berbagai RFs dapat digunakan untuk suatu partikel tertentu yang dapat mengangkut data atau suara. Hal ini biasa kita sebut dengan bandwidth.  
  • Misalnya, jika perangkat tertentu dapat menggunakan RF antara 80 dan 180 MHz untuk melakukan tugas, maka dikatakan bahwa perangkat memiliki bandwidth 180-80 MHz = 100 MHz.
Bandwidth dari sistem adalah perbedaan antara tertinggi dan terendah frekuensi yang sistem dapat membawa. Misalnya Jika sistem dapat membawa frekuensi antara 200Hz dan 4kHz, bandwidth (perbedaan antara dua frekuensi) adalah 3.8kHz.

Wireless Local Area Network atau biasa disingkat dengan WIFI (Wireless Fidelity) adalah teknologi tanpa kabel yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirimkan data melalui udara.

W-LAN dikembangkan didalam access layer role, yang artinya W-LAN digunakan sebagai titik masuk ke jaringan kabel.

Aplikasi dalam W-LAN:
  • Network Extension
  • Building to building Connectivity
  • Mobility Support 
Frekuensi radio adalah sinyal tertinggi arus bolak-balik yang diteruskan kemudian  diradiasikan ke udara melalui antena. Antena merubah sinyal kabel ke sinyal wireless dan sebaliknya.

 
 
Amplitudo - Jumlah sinyal. Amplitudo diukur dengan menentukan jumlah fluktuasi tekanan udara untuk suara atau tegangan dari sinyal listrik.
 
Frekuensi - jumlah pengulangan per satuan waktu dari gelombang lengkap, diukur dalam Hertz. Jumlah osilasi lengkap per detik dari radiasi elektromagnetik.

Ciri-ciri Radio Frekuensi(RF) : Gain(peningkatan sinyal RF), Loss(Penurunan sinyal RF), Reflection(refleksi), Refraction(kelenturan gelombang radio melewati kepadatan yg berbeda), Scattering(Hamburan)

Antenna
  • Line of Sight (LOS) - garis langsung dari objek pemancar ke pengamat. LOS adalah garis tampaknya lurus karena gelombang cahaya tergantung pada perubahan arah karena pembiasan, difraksi, dan refleksi dalam cara yang sama seperti frekuensi RF.
Masalah membangun aplikasi perangkat lunak mobile dan sistem komputasi mobile
  1. lokasi kesadaran
  2. network connectivity, quality of Services (QoS)
  3. perangkat terbatas (terutama penyimpanan CPU)
  4. power supply yang terbatas
  5. dukungan untuk berbagai user interface
  6. Platform proliferasi, dan
  7. transaksi aktif.